Dukung Riset Berdampak, STIT Ibnu Sina Ikuti Penguatan Kapasitas Pengelolaan Jurnal
Surabaya – Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat (P3M) STIT Ibnu Sina berpartisipasi aktif dalam agenda Penguatan
Kapasitas Pengelola Jurnal PTKIS Kopertais Wilayah IV yang dilaksanakan
pada 29-30 Agustus 2025 di Hotel Santika Premiere, Surabaya. Keterlibatan ini
diwujudkan dengan mengirimkan perwakilan pada kegiatan pelatihan dan workshop
terkait manajemen jurnal ilmiah. Partisipasi STIT Ibnu Sina menjadi bukti
komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas dan akreditasi jurnal perguruan
tinggi, sekaligus mendukung terciptanya komunitas pengelola jurnal di
lingkungan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.
Acara ini diikuti secara antusias oleh sekitar 195 peserta yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Kegiatan berlangsung dalam bentuk pelatihan dan workshop yang membahas strategi peningkatan kualitas jurnal, pengelolaan berbasis Open Journal System (OJS), peran reviewer dan editor, hingga tips menembus indeksasi Sinta dan Scopus. Para narasumber juga menekankan pentingnya best practice dalam penulisan artikel, pengelolaan jurnal, serta perlunya kolaborasi lintas kampus dalam membangun ekosistem publikasi yang kuat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Koordinator Kopertais
Wilayah IV, Prof. Akh. Muzakki. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kualitas
dan akreditasi jurnal merupakan instrumen utama dalam peningkatan mutu
perguruan tinggi. Menurutnya, jurnal bukan hanya wadah publikasi, tetapi juga
indikator kredibilitas akademik dan reputasi kampus.
Hadir pula Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI,
Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag, yang memberikan arahan penting terkait arah
pengembangan PTKIS. Ia menekankan agar PTKIS di bawah naungan Kemenag menjadi
perguruan tinggi yang berdampak. “Riset harus menjadi problem solving
masyarakat. Dosen tidak boleh berhenti pada ruang kelas, tetapi harus turun
langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi, menjaga lingkungan, dan
menghadirkan manfaat nyata. Alumni PTKIS pun harus memiliki daya saing, tidak
hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tegasnya.
Dukungan aktif berbagai PTKIS, termasuk STIT Ibnu Sina,
menjadi kunci penting dalam peningkatan mutu jurnal di Jawa Timur. Selain
memperkuat jejaring kolaborasi antar kampus, keterlibatan ini juga diharapkan
mampu menciptakan ekosistem akademik yang lebih berkualitas dan berdaya saing
di tingkat nasional maupun global.
Berita Lainnya
- KKN STIT IS di desa Wonosari menggelar kegiatan workshop "Penanaman Akhlakul Karimah Pada Anak Usia Dini" 10/02/2026
- Mahasiswa KKN STIT Ibnu Sina Ikut Kerja Bakti Bersihkan Makam Dusun Babadan 09/02/2026
- STIT Ibnu Sina Malang Gelar Pembekalan KKN Tahun Akademik 2025–2026 15/01/2026
- STIT Ibnu Sina Malang Gelar Seminar Bertema "Literasi Waqaf Produktif dan Waqaf Bidang di Lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (NU)" 28/10/2025
- Gelar Wisuda 2025: Sarjana STIT Ibnu Sina Malang Siap Menjadi Agen Perubahan 20/10/2025
- STIT Ibnu Sina Malang Menandatangai MOU dengan Indonesia Blockchain Center (IBC) 24/09/2025