Gelar Wisuda 2025: Sarjana STIT Ibnu Sina Malang Siap Menjadi Agen Perubahan
isnukabmalang.com – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Sina Malang kembali menggelar Sidang Terbuka Wisuda Strata Satu (S-1) di Gedung Kesehatan Kabupaten Malang, Sabtu (18/10/2025). Sebanyak 38 wisudawan dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) resmi dikukuhkan sebagai sarjana.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai tokoh penting, antara lain Ketua Pembina Yayasan sekaligus Guru Besar STIT Ibnu Sina Malang, Prof. Dr. H. Mujamil Qomar, M.Ag., Prof. Dr. Sri Warjiati beserta tim Kopertais IV Surabaya, Pimpinan dan Anggota Senat Akademik, Kapolsek, Danramil, rekan pendidik dan tenaga kependidikan, serta wali wisudawan.
Turut hadir pula Dr (c). KH. Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd., selaku Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Malang dan Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, yang dikenal aktif membangun pendidikan gratis berbasis kerakyatan di Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Ketua STIT Ibnu Sina Malang, Dr. Noer Rohmah, M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga atas ketekunan dan semangat pantang menyerah para wisudawan. Ia menegaskan bahwa capaian akademik hari ini bukanlah akhir perjalanan, tetapi gerbang menuju tantangan dan peluang baru di masa depan.
“Kebanggaan ini bukan hanya milik kalian, tetapi juga milik orang tua yang senantiasa mendoakan selama kalian menempuh studi di STIT Ibnu Sina. Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh peluang,” ujarnya.
Dr. Noer Rohmah juga mengungkap berbagai capaian kampus dalam tiga tahun terakhir, mulai dari peningkatan kualitas dosen hingga prestasi kelembagaan.
“Kini sudah ada tujuh dosen yang meraih gelar doktor, seluruh program studi terakreditasi ‘Baik Sekali’, dan semoga kedelan bisa menjadi akreditasi unggul,” paparnya.
Sekretaris PC Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Malang itu menambahkan, STIT Ibnu Sina juga memperluas kerja sama internasional dengan berbagai lembaga pendidikan di luar negeri. Beberapa mahasiswa bahkan telah dikirim untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Malaysia dan Thailand.
“InsyaAllah tahun 2026 kita akan kembali mengirim mahasiswa jurusan Bahasa Arab ke Thailand. Kerja sama kita bukan hanya di atas kertas, tapi benar-benar diwujudkan,” tambahnya.
Lebih jauh, dalam bidang pengabdian masyarakat, STIT Ibnu Sina mencatat capaian penting melalui program Desa Binaan Ramah Perempuan dan Peduli Anak, yang berhasil menjadi desa percontohan nasional. Program tersebut bahkan telah distudi tiru oleh 40 kepala desa dari Sulawesi Selatan.
“Kita akan terus melebarkan sayap ke daerah-daerah lain. Ini bukti bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak hanya dalam ruang kuliah, tetapi juga langsung menyentuh masyarakat,” jelas Dr. Noer Rohmah.
Optimis: Ketua STIT Ibnu Sina, Dr. Noer Rohmah, M.Pd.I., saat menyampaikan sambutan pada gelaran wisuda
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Noer Rohmah berpesan agar para lulusan tidak hanya menjadi insan saleh secara individu, tetapi juga saleh secara sosial, mampu mengambil peran di tengah masyarakat dan menjawab tantangan zaman.
“Di tangan kalian ada harapan, di pikiran kalian ada impian, dan di hati kalian ada masa depan. Jadilah agen perubahan dan berkontribusilah membangun peradaban,” pesannya penuh semangat.
Dr. Noer Rohmah menekankan bahwa dunia saat ini tengah bergerak cepat dengan revolusi digital dan kecerdasan buatan. Karena itu, alumni STIT Ibnu Sina diharapkan mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat, adaptif terhadap perubahan, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai spiritualitas, intelektualitas, serta profesionalitas sebagai moto utama kampus.
“Prinsip ini adalah pilar STIT Ibnu Sina. Di sinilah kita ditempa, tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga membangun integritas, dedikasi, dan kejujuran,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Ketua STIT Ibnu Sina Malang terus berkomitmen melahirkan lulusan yang mampu mewarnai kehidupan masyarakat dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. “Banyak alumninya kini berkiprah sebagai guru, dosen, aktivis sosial, ustaz, dan penggerak komunitas,” bebernya
“Fase baru dalam kehidupan adalah bagaimana kita memberi kontribusi kepada masyarakat. Jangan berhenti belajar, jadilah insan yang paling bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi STIT Ibnu Sina Malang untuk terus melahirkan generasi berilmu, beradab, dan berdaya saing di tengah perubahan dunia. (cha)
Berita Lainnya
- KKN STIT IS di desa Wonosari menggelar kegiatan workshop "Penanaman Akhlakul Karimah Pada Anak Usia Dini" 10/02/2026
- Mahasiswa KKN STIT Ibnu Sina Ikut Kerja Bakti Bersihkan Makam Dusun Babadan 09/02/2026
- STIT Ibnu Sina Malang Gelar Pembekalan KKN Tahun Akademik 2025–2026 15/01/2026
- STIT Ibnu Sina Malang Gelar Seminar Bertema "Literasi Waqaf Produktif dan Waqaf Bidang di Lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (NU)" 28/10/2025
- STIT Ibnu Sina Malang Menandatangai MOU dengan Indonesia Blockchain Center (IBC) 24/09/2025
- Dukung Riset Berdampak, STIT Ibnu Sina Ikuti Penguatan Kapasitas Pengelolaan Jurnal 08/09/2025